Usaha dan Doa Kunci Kesuksesan
Setiap orang pasti memiliki suatu target atau impian yang ingin dicapai.Begitu pula dengan pribadi saya.Saya menyadari bahwa dalam kehidupan sebuah waktu itu terus berjalan dan sebuah waktu adalah uang.Dalam kehidupan saya menyadari saya tidak mau waktu saya terbuang sia-sia atau hanya mengalir biasa begitu saja.Di dalam hidup memang perlu berfikir tentang kedepannya,namun kita manusia juga harus memikirkan kehidupan setelah di duniawi yaitu nanti di akhirat yang perlu kita bawa adalah bekal kekal yang kita lakukan di dunia.Maka dengan itu,saya membuat sebuah tatanan kehidupan atau proposal kehidupan yang saya sampaikan tentang sebuah harapan dan cita-cita.
Saat ini saya adalah mahasiswi di kampus PTN yang ada di Jawa Timur,yaitu kampus Universitas Trunojoyo Madura.Pada saat masih di bangku SMA sebelum menjadi mahasiswi saya juga mempunyai harapan supaya masuk di PTN.Pasti sudah faham jika sebuah harapan tanpa adanya dorongan usaha dan doa pasti tidak akan berhasil.Usaha demi usaha dan doa yang selalu saya panjatkan pada allah tentang harapan saya akhirnya terwujudkan.
Sekarang saya sudah menjadi mahasiswi yang artinya sudah menjadi orang yang harus benar-benar mempunyai tujuan hidup.Sebelum masuk saya juga sudah mempunyai harapan yang saya inginkan.Untuk semester pertama sampai kurang lebih semester tiga,saya ingin belajar dan menjadi seorang mahasiswi yang cerdas dibidang akademik ataupun bidang nonakademik,lebih bisa berfikir kritis dan mampu meraih sebuah Ipk minimal 3,5 dan pada masa pandemi seperti ini pasti lebih banyak melakukan apapun melalui online maka dari itu saya juga ingin mempunyai skill tambahan dalam bidang teknologi.Selain itu,saya harus mengembangkan hobi dalam bidang olahraga oleh karena itu saya mengikuti UKM bidang olahraga dan saya juga ingin meningkatkan rasa percaya diri saya ketika berbicara,berhadapan dengan orang banyak dan pastinya saat melakukan presentasi dalam perkuliahan dengan mencapai keinginan itu saya mengikuti sebuah komunitas di dalam kampus.
Selanjutnya untuk semester empat saya ingin tetap mendapatkan nilai Ipk yang baik dan dapat nilai-nilai tambahan dari dosen.Dan untuk semester ini saya menginginkan mengikuti BEM yang ada di lingkup Fakultas.Ketika perkuliahan beralih menjadi offline saya ingin mengikuti beberapa kegiatan sosialisasi karena itu sangat penting membantu saya untuk mengetahui cara-cara terjun langsung ke masyarakat.Saya mengikuti beberapa kegiatan ini agar saya tidak menjadi mahasiswi yang berada di dunia akademik terus menerus saya juga menginginkan sebuah pengalaman-pengalaman yang bersifat non akademik.
Untuk semester tua yaitu semester lima sampai tujuh atau delapan saya harus berfokus pada ujung yang saya inginkan yaitu lulus sidang skripsi.Jadi saya harus siap tentang bahan yang ingin dijadikan bahan skripsi.Saya juga berharap agar bisa melakukan sidang skripsi dengan tepat waktu dan mendapat gelas S1,agar kedua orangtua dan keluarga saya bangga.Saya ingin membuat beliau bangga dengan apa yang sudah saya capai atas perjuangan saya dan perjuangan beliau.
Setelah lulus dan mendapat gelar S1,cita-cita saya dari kecil adalah menjadi seorang guru.Mengabdi terhadap murid-murid disekolah yang saya ajar.Maka dari itu saya melanjutkan melamar kerja ke beberapa sekolah sampai saya di terima di posisi yang sesuai dengan gelar saya.Yang saya jadwalkan bisa bekerja selama kurang lebih 3 tahun itu saya bersama keluarga bisa menunaikan ibadah haji.Setelah itu,saya juga perempuan normal yang harus mempunyai pasangan dan menikah jadi berkisar umur 26 atau 27 tahun saya berharap sudah mendapatkan jodoh dan bisa segera menikah.Selama nanti saya menjadi seorang istri dan seorang ibu saya harus tetap menjadi guru karena saya sudah mempunyai keinginan untuk mengabdi tanpa berfikir tentang gaji.Sungguh semua itu adalah sebuah impian saya yang saya sangat berharap agar bisa terwujudkan.
Demikian proposal mengenai kehidupan yang saya buat.Saya tau jika semua keingingan itu tidak mudah untuk dicapai.Dengan berdoa dan berusaha semoga allah meridhoi dan memberikan jalan untuk perjalanan hidup saya yang sudah saya tuliskan.Kembali lagi dengan sebuah kata “Manusia yang berusaha,Allah yang menentukan”adalah sebuah kesimpulan.
Komentar
Posting Komentar